Bawaslu Kabupaten Tangerang Dorong Generasi Muda Sadar Pengawasan dan Kritis dalam Memilih
|
Kabupaten Tangerang, Bawaslu Kabupaten Tangerang - Bawaslu Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Pendidikan Pengawasan Pemilu dengan mengangkat tema “Generasi Pemuda Sadar Pengawasan, Kritis Pengawasan, Sadar Memilih” pada Rabu, 16 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi generasi muda dalam mengawal proses demokrasi.
Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta dari Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Banten. Hadir sebagai narasumber Prof. Dr. Suwaib Amiruddin, M.Si., Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Banten, serta Septa dari Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Anggota Bawaslu Kabupaten Tangerang, Fery Purnawan, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pengawasan pemilu. Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis sebagai bagian dari masyarakat yang dapat ikut membangun budaya demokrasi yang sehat dan berintegritas.
“Generasi muda tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga memiliki peran penting dalam mengawasi proses demokrasi. Kesadaran untuk mengawasi, berpikir kritis, dan menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab merupakan bagian penting dalam membangun pemilu yang berintegritas,” ujar Fery.
Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pengawasan partisipatif, sikap kritis dalam menyikapi informasi politik, serta pentingnya menjadi pemilih yang sadar dan bertanggung jawab.
Prof. Dr. Suwaib Amiruddin, M.Si. memberikan perspektif mengenai peran generasi muda dan Gerakan Pramuka dalam membangun karakter, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap kehidupan demokrasi. Sementara itu, Septa dari Kesbangpol memberikan pemahaman terkait wawasan kebangsaan dan pentingnya partisipasi generasi muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Bawaslu Kabupaten Tangerang berharap pendidikan pengawasan pemilu ini dapat mendorong generasi muda untuk tidak bersikap pasif terhadap proses demokrasi. Pemuda diharapkan mampu menjadi bagian dari masyarakat yang kritis dalam menerima informasi, sadar dalam menggunakan hak pilih, serta berani mengambil peran dalam pengawasan pemilu.
Keterlibatan generasi muda tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan partisipatif sekaligus menumbuhkan budaya demokrasi yang berintegritas di tengah masyarakat.