Bawaslu Kabupaten Tangerang Gelar Ngabuburit Season 2: Ibrah Ramadhan untuk Demokrasi
|
Kabupaten Tangerang, Bawaslu Kabupaten Tangerang - Bawaslu Kabupaten Tangerang kembali menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan Season 2 dengan mengusung tema “Ibrah Ramadhan untuk Demokrasi”. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, Badrul Munir dan Ulumudin, serta disiarkan melalui Youtobe Bawaslu Kabupaten Tangerang kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya edukasi pengawasan pemilu yang partisipatif. Jumat, 13/3/2026
Dalam kegiatan tersebut, kedua narasumber menyampaikan pentingnya mengambil nilai-nilai (ibrah) dari bulan suci Ramadhan sebagai landasan dalam membangun demokrasi yang bersih, jujur, dan berintegritas. Ramadhan dinilai sebagai momentum refleksi diri yang relevan dengan semangat pengawasan yang menjunjung tinggi kejujuran dan keadilan.
Badrul Munir selaku Bawaslu Banten menekankan bahwa nilai kejujuran dan pengendalian diri selama Ramadhan harus tercermin dalam setiap proses demokrasi. “Demokrasi yang sehat tidak hanya dibangun oleh sistem, tetapi juga oleh integritas setiap individu yang terlibat di dalamnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ulumudin Anggota Bawaslu Kabupaten Tangerang menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengawasan menjadi kunci dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, kesadaran kolektif yang dibangun melalui kegiatan seperti ini mampu memperkuat peran masyarakat dalam mengawal proses demokrasi agar tetap berjalan sesuai prinsip yang berlaku.
Kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini juga menjadi sarana interaksi antara Bawaslu Kabupaten Tangerang dengan masyarakat, khusu snya generasi muda, untuk lebih memahami pentingnya peran pengawasan dalam pemilu. Dengan konsep santai namun edukatif menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan ini mendapat antusiasme dari para peserta.
Melalui Ngabuburit Season 2 ini, Bawaslu Kabupaten Tangerang berharap nilai-nilai Ramadhan dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan berdemokrasi, serta mendorong terciptanya pemilu yang berintegritas, transparan, dan akuntabel.