Lompat ke isi utama

Berita

Muslik Ajak Masyarakat Berperan Aktif Meminimalisir Indeks Kerawanan Pemilu

Sosialisasi Pengawasan

Kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif yang digelar di SD Negeri Sasak, Kecamatan Mauk, pada Sabtu (4/7/2026).

Kabupaten Tangerang, Bawaslu Kabupaten Tangerang – Ketua Bawaslu Kabupaten Tangerang, Muslik, mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam meminimalisir indeks kerawanan pemilu melalui pengawasan partisipatif. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan sosialisasi yang digelar di SD Negeri Sasak, Kecamatan Mauk, pada Sabtu (4/7/2026).

Dalam sambutannya, Muslik menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan pemilu yang aman, damai, dan berintegritas. Menurutnya, berbagai potensi kerawanan pemilu dapat dicegah sejak dini apabila masyarakat memiliki kepedulian untuk ikut mengawasi jalannya setiap tahapan pemilu.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kualitas demokrasi dengan berpartisipasi aktif dalam pengawasan pemilu. Peran masyarakat sangat penting untuk meminimalisir berbagai potensi pelanggaran maupun kerawanan yang dapat mengganggu jalannya pemilu," ujar Muslik.

Kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Sumantri dari Bawaslu Provinsi Banten dan Sandy Akbar Kelana dari KPU Kabupaten Tangerang.

Dalam pemaparannya, Sumantri menjelaskan berbagai bentuk indeks kerawanan pemilu yang perlu diantisipasi, mulai dari potensi pelanggaran administrasi, politik uang, hingga penyebaran informasi yang menyesatkan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat dalam melakukan pencegahan.

Sementara itu, Sandy Akbar Kelana menyampaikan materi mengenai tahapan penyelenggaraan pemilu serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung proses demokrasi yang transparan, jujur, dan adil. Ia berharap masyarakat tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga turut mengawasi jalannya setiap tahapan pemilu.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Tangerang berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan partisipatif semakin meningkat sehingga indeks kerawanan pemilu dapat ditekan dan pelaksanaan pemilu berlangsung dengan aman, demokratis, serta berintegritas.